Wednesday, November 29, 2006

LUKA

Aku yakin blogku ini sebagian besarnya menceritakan mengenai luka, yang mungkin salah satunya disebabkan oleh besarnya ekspektasiku atas hal yang tidak bisa aku dapatkan dalam hidupku, dan caraku dalam mengatasi semua itu.......

Andai aku selalu menyadari, bahwa hidup memang tidak semua sesuai dengan apa yang kita inginkan.....

Tapi bahwa hidup juga merupakan pilihan, itu juga aku akui......

Benarkah hidup yang aku jalani saat ini merupakan hidup yang aku pilih untuk aku jalani......jawabnya tidak!! Hidupku saat ini bukan hidup yang aku rencanakan ingin aku jalani sejak dulu.....tapi bahwa aku menjalaninya dengan beberapa pilihan untuk mengatasi...ya...

Tapi tentunya aku juga harus membandingkan hidupku dengan orang2 yang kehidupannya tidak seberuntung diriku, seperti kemarin aku di Jakarta melihat seorang laki2 buta, menjual sendal murahan di gang senggol sebelah Mandiri Thamrin, ntah suami dan bapak dari siapa, aku yakin itu juga bukan hidup yang direncanakannya ingin dijalaninya.........kalo bisa memilih lagi mungkin dia memilih untuk tidak dilahirkan.......

Aku jauh lebih beruntung dari pedagang buta itu, tapi kenapa aku masih merasa kurang dan belum mendapatkan yang aku mau..........

Yang aku mau....

Bisa nggak sih aku menuntut sesuai yang aku mau??

Kalau seandainya bisa, siapakah yang bisa memberinya buatku??

Leave me alone, may I?

SUPERWOMAN

Aku ingat, dan mungkin semua orang pasti meng'iya'kan, pada saat kita mencintai seseorang, pada saat kita jatuh hati setengah mati, pasti ngomongnya, "aku mencintai dia apa adanya, I love him/her the way he/she is, I love u just the way you are.......aku mencintai dia dengan segala kebaikan & keburukannya......." yeah..yeahh..something like that........but after we married, is it really like that?

Nah, itu sekarang menjadi pertanyaan aku.......is it really like that? or we just too naif thinking like that? atau hanya aku yang terlalu merefleksikan dengan kehidupan aku.......

Aku selalu bertanya, apa iya sih kalau kita mencintai seseorang & kita menikahinya, kita hanya menerima dia apa adanya dia, menerima segala kebaikan & keburukan yang ada pada dia......

Apa iya sih, kita tidak bisa berubah atau merubah pasangan kita? Apa iya sih...kita hanya menerima pasangan kita apa adanya......bukankah itu terlalu naif untuk kita utarakan.......atau mungkin aku pengen bilang terlalu bodoh rasanya kalau memang seperti itu.......

Bukankah kita manusia, yang punya ekspektasi bagi diri kita & pasangan kita, isn't it true?

Aku mempertanyakan semua itu, karena aku juga sedang mempertanyakan benarkah aku tidak bisa merubah suamiku sesuai dengan yang aku inginkan, sementara aku harus bisa bersikap sesuai yang diinginkan suami??? Benarkah aku menerima suamiku apa adanya???

Ternyata nggak tuh.......aku punya ekspektasi besar suami bisa bersikap sesuai yang aku inginkan, tapi aku susah mentransfer keinginanku itu dan aku bingung, mengertikah suamiku dengan apa yang aku inginkan??

Urusan kasih sayang, perhatian, dan nafkah hidup tidak perlu aku khawatirkan dari suamiku, aku mendapat berlimpah dari dia.......tapi suamiku tidak punya karakter yang kuat, tidak punya sikap tegas, terkesan selalu ragu, dan melimpahkan seluruh tanggung jawab dalam mengambil keputusan ke aku.........kalau aku bisa umpamakan dia seperti keong, begitu kita sentuh batok rumahnya itu, dia pasti masuk & meringkuk ke dalam rumahnya........

Apa aku kejam ya mengumpamakan suamiku seperti keong??

Kalau urusan mengambil keputusan, urusan tegas2an, sikap yang tough, hidup mandiri, aku nggak usah dikhawatirkan. Mulai dari aku kecil aku sudah dihadapkan dengan urusan seperti itu, walau aku anak tunggal tapi aku dididik ortu sekeras sikap bapakku, semandiri yang mereka mau.........

Tapi seperti kata tulang Nimrod, aku nggak selamanya bersikap dan hidup seperti itu, jangan terlalu over confidence, nanti laki2 gak ada yang mau......ok, aku sekarang sudah hidup berumah tangga, dan aku mau segala tanggung jawab dalam memutus itu dipegang suamiku.....apa artinya hidup bersuami kalau yang mengambil keputusan tetap aku?!

Tapi...keinginan tinggal keinginan, segalanya terserah aku, yang ambil keputusan aku, mana yang baik menurutku yah itu aja yang dijalankan, bertemu teman2ku dari kantor malu, kalau mau gaul susah, ngobrol aja sama teman2ku susah, begitulah kehidupan rumah tanggaku......aku capek....aku ingin suamiku yang lebih kuat dari aku, aku ingin suamiku yang lebih tough dari aku, aku ingin dia yang memimpin rumah tangga kami, bukan aku yang pegang kemudi......dan aku ingin dia gaul, tidak rendah diri dihadapan orang lain...

Aku nggak ngerti apa sih yang membuat dia sebegitu tidak 'PD' nya, apa yang membuat dia rendah diri........kalau aku pikir2 sih sebenarnya nggak ada......

Biasanya seorang suami malu kalau tidak punya kerjaan, atau kalau tidak berpenghasilan, atau penghasilannya lebih rendah dari istri, atau kalau tampangnya jelek, atau kalau gak berpendidikan............tapi suamiku.....tampang ok, penghasilan melebihi penghasilanku, walau penampilannya agak membaik sejak hidup bersamaku.....so apa gitu yang membuat dia rendah diri......nggak ada..nggak ada..........

Dalam hal mengambil keputusan juga, aku pernah dengan dalih ini itu supaya aku tidak memutus, supaya dia yang memutus, tapi...akhirnya dia memutus juga sih.....tapi yang jelas secara logis keputusannya itu salah......bukan hanya karena tidak sesuai dengan aku, tapi memang secara logis salah, tidak tepat..........akhirnya kembali akulah yang harus mengambil keputusan.........

Beside that, I really wanna be treated as a princess, atau kalau tidak segitu2nya, aku ingin diperlakukan sebagai seorang istri yang layak dilindungi, atau istri yang dicovered, yang dituntun, bukan diperlakukan sebagai seorang wanita yang tangguh yang tidak perlu dilindungi lagi karena sudah terlalu tangguh untuk dilindungi, bukan diperlakukan sebagai orang yang sudah tau banyak, bukan diperlakukan sebagai orang yang bisa melakukan apa pun.......

Bukan bermaksud membandingkan, tapi pernah waktu dulu pendidikan SDP, aku jalan sama seorang 'cowok' ke Cempaka Mas, aku nawar2 sprei, si 'cowok' ini ikut nimbrung kasih masukan model mana yang bagus, ikut ngebantu aku menawar supaya spreinya dikasih lebih murah....walaupun barang yang ditunjuknya bukan menjadi pilihanku (karena pilihan dia agak rame motifnya, aku gak suka) tapi yang jelas aku amazing sama sikap yang ditunjukkannya.......ada rasa senang saat dia terlibat dalam kesempatan itu, aku merasa terbantu dan mendapat pertimbangan lain dalam memutuskan, kalau mau terus terang saat itu gua udah mau ambil barang pilihan dia untuk menghargainya, tapi aku nggak bisa membohongi seleraku jadi aku ambil sesuai seleraku......Tapi di kesempatan yang sama hari itu, aku juga beliin suamiku sepatu, dan sepatu itu jelas pilihan si 'cowok' tadi, dan sampai sekarang masih dipakai sama suamiku.......

Pada saat pulangnya dari Cempaka Mas, si 'cowok' beli tas troli gede, sementara kami pulang naik bus, udah pasti dia agak2 ribet kan bawa barang2nya, tapi....mmmhhh barang belanjaanku pun dia yang bawain.....betapa senangnya aku...bukan karena gua males bawa tu barang, tapi aku senang atas perlakuan itu........(saat itu aku merasa...oohh aku ternyata wanita juga toh...)

Di kesempatan lain, waktu belanja ke Mangga Dua, aku mau beli tas plastik gede, waktu aku nawar di kasih harga Rp 25.000,- gak bisa kurang, si 'cowok' langsung kesel, masa nggak bisa kurang sih, aku yakin suaranya agak meninggi saat itu.......oowww I looked at him amazingly, aku melihat dia dengan perasaan bangga karena saat itu aku merasa agak terbela.....

Dan ada banyak hal2 seperti itu yang aku alami dengan dia pada waktu itu.......lupa untuk merincinya satu per satu.......tapi kalaupun dia melakukan itu bukan karena aku, yang jelas aku senang, senaaaaaaaaaaaanngg banget....

Aku yakin buat orang lain, cerita tadi hanya persoalan kecil, yang bahkan gak layak diinginkan atau dipersoalkan...but I love being treated like that, I miss being treated like that.......really miss that....karena aku tidak pernah mendapat yang seperti itu.....

Tentunya aku merindukan hal itu dari suamiku, tapi bagaimana ya mengatakan atau merinci bentuk yang bagaimana yang aku inginkan, sepertinya susah untuk mentransfer pikiranku ke suamiku.....aku nggak mau bertengkar lagi untuk hal2 yang aku ingin dia lakukan untukku.......

Tapi yang jelas aku capek menjadi wanita tangguh....I don't wanna be a superwoman anymore, aku bukan menginginkan si 'cowok' untuk menjadi suamiku, aku bukan ingin memiliki 'cowok' itu, atau aku tidak menginginkan suamiku berubah menjadi 'cowok' itu, tapi aku menginginkan suamiku mempunyai sikap seperti itu, at least I want my husband treat me as a 'wife', not as a superwoman.......

Great love to you all, especially for that 'cowok'

Thursday, November 23, 2006

HOLY TRIP

Sambil makan siang gue ngeblog, asik banget kan...gue mau cerita beberapa hal hari ini..

Gue udah punya blog satu lagi, khusus buat tulisan2ku yang sedikit ilmiah, cie...yah kalaupun gak ilmiah2 banget, yang pasti tidak memuat cerita mengenai pribadi, tapi beberapa hal yang aku kupas dari sisi ilmu pengetahuan atau teori2 yang bisa kita baca dibuku. Topik yang aku bahas juga nggak harus berat2, yang ringan2 juga bisa kayak how to manage your day, how to discover things, about daily financial, how to maintain the mood, about religion juga, compare some theory with the reality, kind of that lah.............tapi paling tidak harus dibandingkan dengan teori yang ada, jadinya aku memang mesti banyak baca buku........perlu budget tambahan berarti, hehehhehe.....!! Tapi sekarang blognya masih under construction, jadi belum di launching, heheheh....

Selain itu I wanna announce you all, biasanya gue kan ngeblog hari Jum'at, jadi mestinya besok kan, tapi besok gue potong cuti sampai hari Senin, aku mau ke Jakarta dolanan.... habisnya suamiku ke Tanjung Pinang, dari pada gue sendirian di Medan mending gua jalan2 ke Jakarta, and mungkin aku nyusul juga ke Tanjung Pinang, atau at least sampai Batamlah....

Eh....kira2 kalau gue nekat nyampe Tanjung Pinang, gue nekat juga nggak ya nemui si Jo......., heheheh!

Kadang2 buat gue, gue sering jalan ke Jakarta itu gua anggap like a holy trip gitu looohh...sebagai charger untuk mengembalikan mood gue dan tentunya iman gue, karena kalo ke Jakarta gue pasti ke gereja di Senayan, tempat dimana aku merasa bertumbuh sejak aku tinggal di Jakarta tahun 1997 lalu.....aku nggak ngerti sekarang ini imanku selalu jatuh bangun ntah kenapa.........

Aku nggak ngerti, padahal di Medan kami bergereja sama dengan yang di Jakarta, tapi entah kenapa kalo di Jakarta itu beda rasanya......tapi mungkin kalo di Jakarta di antara jemaat itu gue nggak kenal siapa2, dan mereka juga nggak kenal2 gue, jadi gue merasa bebas mengekspresikan diri gue........kalo di Medan mungkin gue merasa banyak pasang mata yang mengenal gue sedang mengawasiku.....ahhh tau deh kenapa!!!

Tapi kemaren gue pusing banget cari hotel yang harganya nggak terlalu mahal....di Santika 550 rb, aduuuhh mahal banget, udah tak coba minta rate Mandiri 380 rb gak dikasih juga..akhirnya dapat juga di Ibis Tamarin 360 ribu, yah..lumayanlah, ditengah kota gitu loohh, belakang Sarinah...asik juga kan!

Kalo mau gampang sih ke Millenium aja, 385 rb harga weekend, tapi gue...agak2 gimana gitu kalo ke situ lagi......ntar memorinya mengemuka lagi, ntar keinget2 lagi, sekarang malah jadi such a horrible hotel for me.........seperti membuka tabir...woow..ntar bisa nyanyi lagu Iwan Fals dong,"Tabis gelap, yang dulu hinggap, lambat laun mulai terungkap.......tawamu tak pasti tangismu, hingga membuat aku sangat ingin mencari, apa yang tersembunyi dibalik bening matamu........." hehehhehe......!

Seandainya dulu gue tidak mengenal Jo kan tidak jadi seperti ini......gue yang salah juga sih, terlalu nekat untuk ngomong, coba kalo diem2 aja gak pake statement segala.....kan pasti aman2 aja sampai sekarang, ngobrol mungkin masih biasa, nggak kehilangan juga....but that's the life, must go on forward!!

Yah sudahlah ya.......aku tak pamit dulu, ntar Jum'at depan aku ngeblog lagi, mudah2an ada cerita baru yang layak aku ceritakan........

Great love for you all, especially for you JO!!

Friday, November 17, 2006

GALAU, APA OBATNYA?

Happy TGIF (Thanks God It's Friday)...

Ini Jum'at yang menyenangkan sepertinya, Bos 1 ke Jakarta, Bos 2 ke Jakarta juga..........jadilah hari ini menjadi Jum'at santai, ditambah sampai dengan jam ini kerjaan belum begitu banyak, so mestinya aku bisa menikmati lebih dari biasanya..........tapi kenapa tidak ya?!

Aku sedang galau......ciee, bahasa cerpen banget!

Tapi, sepertinya emang begitu....and I guess I need to talk to someone, andai saat ini ada seseorang yang bisa aku ajak ngobrol, tentang semuanya, tentang apa yang aku pikirkan, apa yang aku permasalahkan dalam hidup ini, tentang kegalauanku mengenai kehidupan rumah tanggaku yang terlalu harmonis namun rasanya ingin kutinggalkan, tentang ketidakmengertianku apa sebenarnya yang terjadi dengan aku............

Tapi biasanya, seandainya aku punya seseorang untuk bicara, itu juga nggak akan membuat aku nyaman, karena orang yang diajak ngobrol itu cenderung untuk menyalahkan aku.......

Aku ingin disaat aku bercerita, orang yang mendengar itu mengerti aku, memaklumi alasan yang aku sampaikan, mendengarkan saat aku bicara sehingga aku nggak harus membantah, tidak menyalahkan aku, tidak harus memihak juga, tidak harus menghadapkan aku kepada tata cara orang kebanyakan pada saat memberi solusi..........

Dulu aku punya seseorang yang seperti itu, ibuku, tapi sekarang beliau udah nggak ada, dan rasa kehilangan akan beliau itu pun belum sanggup untuk aku hapus, bahkan semua permasalahanku ini aku yakin diawali sejak kepergian beliau, yang meninggalkan satu titik yang masih labil dalam kehidupan aku...........

Setelah aku menikah, aku dapatkan kasih seperti ibuku yang kudapat dari suamiku, really, I got all the love that I need from him......tapi bahkan masalah itu salah satunya ada diantara kami, dan terus terang kalo ditanya suamiku pasti tidak tau apa2, karena dia tidak merasa ada masalah denganku..........bagaimana aku mau berbicara dengan dia tentang kegalauanku??

Saat seperti ini, aku ingin bisa berbicara dengan seseorang, tapi sudah tentu tak ada satu orangpun yang akan bisa...........

Biasanya aku akan mengganti dengan meringkuk di sofa di sudut rumah yang tertutup lemari buku, mestinya itu sofa untuk membaca, tapi sering juga aku buat untuk tempat nangis.......heheheh....(udah gede nangis!), tapi saat ini aku ingin sekali berada di sudut itu, menangis semauku, mengeluarkan sesakan di dadaku, hingga aku tertidur, dan bangun dengan bugar kembali......................

But sebelum itu, I really need to talk to someone!!

Help me out!

Friday, November 10, 2006

APA YA...???

Akhirnya......bisa juga gue nulis sekarang!
Sepanjang minggu ini kayaknya nyesek banget kerjaan, belum lagi ada sosialisasi, belum lagi sibuk dengan urusan natal kantor.....nah, sekarang ini aku pengen nyantai....sebodo amat deh sama orang2 yang sekarang lagi seliweran......I just wanna get in to my own world, in my own corner.........

Ada banyak hal yang pengen aku ceritakan, dari yang senengnya sampe yang biasa2 aja....

Pertama, capek sepanjang minggu ini terobati dengan hadiah dari suamiku...apa tuh?? Aku gak tau ada angin apa, hari rabu kemaren pulang kerja suamiku ngajak ke Sun Plaza, aku dibawa ke toko jam tempat aku biasa ngeliat jam yang aku pengeeennn banget....aku sebenarnya selama ini pengen beli jam Bonia Steel, tapi karena harganya 1,6 juta aku masih mikir perlu dibeli apa nggak, tapi gue gak mau pake jam kalo gak pake yang Bonia itu, ternyata kemaren suami aku ngajak itu ternyata mau beliin jam Bonia itu, wooooww.... gua sempat gak yakin, kok tiba2 amat, and gak ada ngomong2.....tapi ternyata beneran.......

Dan saat ngeliat2 jam tsb, gua malah liat merk lain, bukan Bonia, tapi Guess Steel, lebih keren, lebih elegan, tapi kalo dipakenya tetap gagah........gitu loohh......and harganya lebih mahal 50 ribu dari Bonia tadi, tapi suamiku no problem ya aku seneng banget.......jadilah aku sekarang pake jam lagi setelah puluhan tahun gak pernah pake jam.......ini juga udah dibetah2in pake jamnya, abis gue males banget pake2 asesorisan, cuma karena harganya cukup mahal harus pake terus, sayang dong........

Aku ingat waktu pendidikan SDP kemaren, gue beli jam di kaki lima merk GUESS juga, tapi harganya 25 ribu, pulang ke Medan gak pernah sekalipun aku pake, akhirnya aku kasih aja ke anak2nya om ku, heheheh.......

Kedua, aku agak2 kesel sama Pak Gufron yang duduknya disebelahku, terlalu suka ngobrol, jadi hal2 yang gak perlu diobrolin, diobrolin sama dia, pada saat2 aku pengen diam, pengen konsentrasi ke kerjaan, dia ngajak ngobrol, ntar kalo nggak dijawab takut sakit hati, disamping itu orangnya gampang tersinggung, merajuk, dan suka merasa nggak diperdulikan, kalo aku bilang masuk orang2 BSH (barisan sakit hati)..........males gitu gue ngeliatnya.........penting apa ya??!!

Ketiga, akhir bulan ini rencananya suamiku ke Tanjung Pinang lagi, dia ngajak aku juga sih tapi aku masih pikir2.........kenapa masih pikir2, bukannya enak lo ikutan jalan?? karena aku gak mau lagi ngerasain seperti bulan Mei lalu kami ke Tanjung Pinang.......rasanya ngiluuuuuu banget......waktu itu aku lagi berusaha untuk ngelupain Jo, tapi mau tak mau kami harus ke Tanjung Pinang, jadinya rasa kangen itu mengemuka lagi, kalo aku ketemu sama dia saat itu aku takut gak bisa menutupi perasaan aku, sementara suamiku ada disitu, akhirnya ya gak jadi ketemu, padahal keinginan hati pengen ketemu.............akhirnya aku hanya ngelewati kantornya aja, padahal mungkin hanya tinggal sekian meter aja..................

Nah, kalo aku ikut lagi sekarang, apa aku siap ya nahan kengiluan seperti itu lagi, aku takut ntar perasaan itu bouncing out lagi, mengemuka lagi, rasanya cukup2 juga gue usahanya dalam hal yang satu ini.......mudah2an aku dapatkan setimpal dengan usahaku itu.....

Keempat, tadi malam aku kaget atas pertanyaan suamiku.........dia nanya,"Kok kamu gak pernah telepon Mas Jo lagi, trus Mas Jo juga kok nggak pernah telepon kamu lagi, kalian musuhan ya?"

Gue kaget banget dia nanya begitu, kok dia harus nanya begitu ya, aku juga bingung ngejawabnya, gue jawab aja,"Emang penting ya? Ahhh udahlah, kok nanya2 gituan sih, nyindir atau apa nih........"

"Nggaklah, aku cuma nanya aja, gak ada mikir apa2"

pffff........mancing2 aja nih......

Help me Lord!!!!

Suatu saat aku pengen ceritain juga, ada apa sih sebenarnya antara aku & suami, tapi jangan pernah berpikir kalo ada masalah sama suamiku, masalah itu ada di aku.....

Ok, aku mau pulang dulu ya guys................

Great love for you all, especially for you Jo!!!