Wednesday, June 07, 2006

The story will never ended like the journey..........

Hellooowww...blog, it's so long, great to be here again after my vacation...............
mmm........got fresh air, new experience, new paradigm, new atmosphere, new thinking, it's hard to go home to face all the reality back like always......but should do that!!

Vacation......woooohh, such an incredible journey........gimana gak incredible di yogya ngerasai gempa and issue tsunami, duh..gila aja, masa sekali2nya gua ke yogya ada gempa, piye toh........
it's such a scary experience di negeri orang, pagi2 gue masih tidur tiba2 gempa kencang banget, untung gua masih ingat untuk lari dan untung penginapannya gak rubuh, untung suamiku ada bersama aku, untunggg.......the most important thing...Jesus still with us, thanks Lord Jesus!!
Acara pun batal dilaksanakan, karena gak mungkin lagi dalam situasi mencemaskan seperti itu.......
Gua sih pengen tetap di Yogya, but my husband didn't want to take risk, so "mengungsi"lah kami ke Semarang
Wonderful time also in Semarang, bisa makan lumpia gang Lombok, makan es puter di gang Warung, muter2lah di kota Semarang, and the great time I met mbak Yulita and my beloved mas Iwan, hehehehhehehhe.............tapi mas Iwan agak kurusan dari yang dulu...
trus kita balik lagi ke Yogya, nginep semalam lagi and naik kereta ke Bandung.......
yeeaaahh udah pasti dong, Bandung itu surganya wanita, parisj van java........belanja teruuuusss.......

The fact, overall that were all incredible, wonderful trips, we saw all the places that we always heard just from the TV or read on newspaper, and I thanks God that was all "smooth"......
Let me tell the routes, MDN-JKT-YGY-SMG-YGY-BDG-JKT-BTM-TPG-BTM-JKT-MDN, wooooww.........long distance but really nice.....

Berkaitan dengan Jo, from the beginning I knew that this trips will never ever get me over from thinking about him, it's absolutely impossible, but I have to be strong and I wanna know how strong I am to face the bubble......
and in fact it's really happened, after we arrived at the Sukarno Hatta airport, and I turn my cell phone on, I got SMS from him said, "Pa kabar, hebat banget blogspotnya"
and I thank him and told him that I just arrived at Cengkareng for vacation, that was the first!

From the airport, we directed to Hotel Millenium, the place I stay for 2 months last year in case of SDP, and ofcourse being trough with him.........
we go to the receptionist to claim our room, and we got room 709......give me a break!!!! That was the second..
Last year he stayed at room #741#, the same floor with my room now, oh come on...........although it was not the same room, but it's the same floor, and all the memories come around me.......
I remember all, i felt that he still there at 741.........
My husband saw all the changes that painted on my face and finally he asked me what happened, and I just can say "he stay at 741 last year"

The third one, perjalanan dgn kereta ke Yogya ngelewati Purwokerto, katanya sih itu asalnya dia, teringat lagi sama dia, gatel juga tangan gue mau SMS dia, yeeaahh....gak apa2lah gua SMS dia bahwa gua udah pernah ngelewati Purwokerto, nggak nyangka ternyata Purwokerto itu gak sunyi2 amat, bahkan kereta kami berhenti lama di staiunnya karena ada polisi mau nangkap penjahat yang dikira masuk ke kereta kami

The last one, waktu kami tiba di Tanjung Pinang, perang batin itu datang lagi, dia ada disitu, tempat dimana aku pasti bisa ketemu sama dia, dan aku juga ngelewati kantornya, dadaku ngilu banget rasanya, wanna scream that time, tapi suamiku tetap menguatkan aku.........
Aku cuma kirim SMS sama dia waktu kami udah di Batam.........
And yesterday, I am sure that it was him who call me by his office phone, tapi aku gak angkat, sorry, aku cuma gak kuat................
Ternyata aku belum terlalu kuat, tapi at least saat ini aku gak menghadapinya sendiri, sudah dengan suamiku.....
Thank God, I have confessed all my problem to my husband like I said before at JO 6.............oh I forgot to tell the story when I confessed
actually no special thing had happened, when I told my husband that I love somebody else, a name that he already knew cause I always tell pipo about JO........
i was just waiting for his reaction, but out of my thought he just keep silent for a while, and take a glass of water, drank it, and then said "That's ok honey, I already knew it when u told me about him with your shining eyes, at first it shocked me, but now I never worried about it cause I know we got attached tightly, and that's all by God, stronger than everything......maybe I should give you time to enjoy your life......."
And after that, dia malah menguatkan aku atas tekanan yang aku alami atas masalah tersebut, dia bilang jangan sampai kekuatanku hilang karena itu, coba aja berteman lagi dengan Jo biar bisa melawan perasaan itu, gak perlu buru2 kalau mau healing, karena kalau buru2 bisa jadi menambah masalah karena makin sakit, dijalani aja sewajarnya, dan kekuatan kita cuma doa.......that is my husband, the most gentle guy, gorgeous guy, sabar luar biasa, dan selalu bisa menerima penjelasan........
Sebenarnya kalo ditanya kenapa kok aku bisa memiliki perasaan itu ke orang lain........aku juga susah menjawabnya....it such a chemistry factor, nobody can explain that.........
tapi kan aku dah punya suami?????
yeaahh itulah masalahnya.........
kalo dari sisi suamiku, factor yang membuat aku bisa begitu mungkin karena aku lebih seperti adik atau anak terhadap suamiku, dia terlalu memanjakan aku, atau aku memang yang senang dimanjakan seperti itu karena sudah terbiasa manja sama keluargaku karena aku anak tunggal, yang mungkin notabene terlalu dekat sama keluarga............jadi aku ingin merasakan paradigma baru, ingin merasakan perasaan sekaligus pengalaman dgn orang lain selain suamiku........
mungkin aku ingin merasakan menjadi orang yang tidak manja atau tidak terlalu dimanjakan.......tetapi juga tidak terlalu mandiri..............
bingung juga ya..........ahhh ya gitulah........

Kalo dari sisi JO nya sendiri, dari segi fisik dia handsome tapi gak yang berlebihan juga, dia bicaranya suka spontan, lucu juga, suka tengkar juga.............
pada awalnya itu aku menganggap dia, juga mas Iwan, seperti kakakku, pengen rasanya menggandeng mereka, merangkul, atau bergelayut (seperti yang sering kulakukan dgn suamiku)....sama mas iwan aku sih bisa seperti itu, at least berani pegang tangan mas iwan, berani nyubit, padahal mas iwan juga udah punya istri.......
tapi sama JO aku gak berani gitu, padahal rasanya pengen juga, aku sempat juga ngomong ke mas iwan mengenai itu, hehehhehe.......tau kenapa....
tapi akhirnya, perasaanku berkembang, mungkin karena dulu itu aku pengen banget dapat suami orang yang berlainan suku denganku, bahkan pengen orang bule, rasanya asik gitu, hidup dengan orang dari luar komunitasku, karena aku sendiri tidak nyaman hidup dalam komunitasku itu, membosankan........
Dan pada saat SDP itu, aku ketemu dengan dia, orang Jawa, but he is Christian, I mean Catholic (it's just the same), dan mungkin jauh didalam ruang bawah sadarku mengatakan coba aku dulu gak ketemu suami orang Batak......tapi jodoh di tangan Tuhan, mungkin kalo aku gak sama suamiku sekarang, bisa2 aku tidak lebih bahagia dari sekarang...
atau mungkin juga karena waktu yang aku jalani sama dia itu asik2 aja, senang2 aja, dia sering kasih saran, dia pernah nemani aku berobat, padahal tadinya aku gak berani karena takut disuntik, sering sama2 dengar musik, pernah belanja sama, aku pernah kebaktian di gereja katedral sama dia, trus kita pergi nonton......ohh noooooo..........I'm crying right now, I miss him so much, help me God!!!
Pada saat itu aku msh blm apa2, tapi aku bertanya2 sampai aku nekat hanya untuk ingin mengetahui why......
Yahh.....that's all........itu semua kemungkinan, tapi terlepas dari itu aku tetap salah, bersalah sama diri aku, sama suami aku, bersalah sama dia, kenapa aku harus menyatakan that I love him, aku merasa bersalah sama Yesus, sepertinya aku ini menyakiti hatiNya......tidak menghargai pengorbananNya buat aku......

I think this story will never ended, cause I'm still in the healing session, berusaha untuk bertahan, menormalkan kembali hatiku................mungkin kalau ini tidak terjadi, aku tidak akan pernah sadar indahnya rasa syukur untuk apa yang telah aku miliki.........
I just wanna keep my soul!!! And let me do my way...........
I never think it will be like this, but I'm sure I'll be ok!!


No comments: