Aduuuhhh......bego banget sih aku....
Aku tadi terima telepon dari no hp, aku nggak ingat itu no hp siapa, aku angkat aja teleponnya, ternyata itu JO.....my God..........
kalo telpon dari no 0771xxxxx sih mungkin aku tau itu dari siapa
Lho kok bisa nggak tau itu no siapa sih??
Ya bisalah, minggu lalu gue bersih2 hp, jadi no hp dia aku hapus dari memory hp ku, jadi terhapus juga dari memory otakku.......emang nape??
Trus gimana?!
Ya dia emang telepon untuk menanyakan sesuatu hal yang mungkin dia butuhkan, tapi tadi sempat juga tanya kabar (bener gak tadi nanya kabar ya, lupa gue, tapi ya gitulah), nanya emang kemaren jalan2 kemana, ya udah gue kasih tau aja, gue bilang juga ketemu mas Iwan, and mbak Lita, terus nanya kemaren2 kenapa teleponnya gak dijawab2, udah sekian kali telepon.........
hmmm....(seandainya dikau tau guy!)....ohh ya lagi sombong aja gue bilang........biarin aja, terserah deh........
telepon dia tadi gue angkat juga karena gue gak hapal itu no hp siapa, kalo hapal, gak kuangkat juga kali tadi.......
tapi kasian juga ya....
what???? sanggup2nya gue kasian sama dia karena gak angkat telepon dia, trus gimana sama diri gue sendiri, apa gue kasian..........it hurts me so much, Ta, come on...
Katanya kangen, katanya pengen di telepon sama dia, udah ditelpon masih gak terima juga......kali aja itu karena "bintang ajtuh", gimana sih jeng??!
lho, gue kan gak minta tuh sama dia supaya dia telpon gue, bintang jatuh apaan........, lagian mana gue percaya, I just wish, gue cuma pengen aja, ofcourse karena gue kangen, yeahhh it's true, I miss him so much..........
ok, maybe a part of my body and soul feels very happy tadi waktu terima telpon dia, but the other part feels uncomfortable.......perasaan bersalah, benci, rindu, dendam, jadi satu........
aku menghindari telpon dia, atau berbicara sama dia, just want to keep my soul feels comfortable, tidak terganggu dalam saat2 ini.....
aku cuma berpegang pada pemikiran bahwa aku tidak punya kewajiban untuk kasih kabar ke dia, begitu juga dia tidak punya kewajiban kasih kabar ke aku......
aku nggak punya kewajiban untuk ngobrol dengan dia, dan dia juga nggak punya kewajiban ngobrol dengan aku..........
just think about the time before I met him, sama sekali gue gak pernah kenal dia, I don't even think there is a man named "Yohanes Himawan Widagdo", so.......kenapa harus......anggap aja aku masih belum kenal dia seperti dulu.........
Kangen itu perlahan nanti akan hilang juga, asal gue mencoba terus untuk ngelupain dia........
kesannya kok kejam banget ya, he is your friend, isn't he?? apa lu sanggup bilang dia bukan teman lu Ta, apa lu sanggup bilang kalo lo belum pernah kenal dia sebelumnya.....why don't u be realistic??
ya sih............tapi realita kali ini bikin aku.........gimana ya..........
aku juga nggak mau seperti ini.......kenapa aku lemah dalam permasalahan ini, kenapa tidak seperti biasanya saat aku menghadapi permasalahan, biasanya aku kuat, dan bisa sembuh cukup cepat..........
mungkin karena ini masalah yang terlalu memperjuangkan kepantasan, memperjuangkan hati nurani yang selalu bertolak belakang...
anyway, semoga gue berhasil......
and anyway, thanks..........
No comments:
Post a Comment